Minggu, 04 November 2018

NATURE

Alam itu indah.Dia ciptaan Tuhan yang sempurna dia mampu memberikan kenyamanan,dapat menghipnotis dengan berbagai keindahannya,memberikan banyak manfaat.Bagiku itulah gambaran alam.Tapi dengan adanya bencana alam diberbagai kota belakangan ini kadang membuat ku berpikir apakah alam sedang marah?apakah dia begitu terluka?apakah dia terlalu sakit?alam tidak akan menyakiti jika dia dirawat dan dilestarikan,dia tidak akan marah jika tidak ada penyebabnya.Manusia memang lah makhluk ciptaan Tuhan yang istimewa namun dia salah menggunakan kalimat istimewa itu,dia terlalu egois,manusia sekarang ini selalu menganggap masalah kecil adalah hal sepele,dia tidak perduli terhadap sekitar(lingkungan/alam)dia hanya memikirkan apa yang membuat dia merasa senang.dia mampu menikmati keindahan alam tapi dia tidak mampu menjaganya,kalau tidak mampu menjaga setidaknya jangan rusak alam,ada bermacam sifat manusia didunia.ada yang peduli,ada yang tidak peduli,ada yang suka memperbaiki,dan ada yang suka merusak,mereka yang suka merusak alam lah yang membuat hubungan manusia dengan alam rusak,sehingga mereka yang tidak bersalah ikut menanggung.finally alam tidak mau lagi bersahabat dengan manusia.

6 komentar:

  1. Setuju banget ni😊
    Kalau tidak mau merawat alam setidaknya jangan mencoba merusak alam

    BalasHapus
  2. Setuju dan bagus banget ini 😊
    semoga semakin banyak orang yang sadar dengan alam dan tidak merusaknyaa lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes cen,of cours,i hope many people can read this blog and they care to nature

      Hapus
  3. The existence of these comments already disagrees. Sheeesh, generalizing humans that bad? Some are blind, some are purposefully blind, some are trying to lift that blindness because they already care. You cannot use the word 'never' and 'always' when it comes to humanity, at most, you can only use 'most' or 'majority' and vice versa.

    BalasHapus
  4. In my opinion, every human being has a different opinion, I write it because according to my vision, that's how it is

    BalasHapus

speech art